Alur Pembuatan Kartu Keluarga (KK)

Kartu Keluarga (KK) adalah Dokumen milik Pemda Provinsi setempat dan karena itu tidak boleh mencoret, mengubah, mengganti, menambah isi data yang tercantum dalam Kartu Keluarga.

Persyaratan Membuat Kartu Keluarga :

Surat Pengantar RT/RW.
Surat Keterangan Pindah/Surat Keterangan Pindah Datang (SKP/SKPD)
Asli dan Fotokopi Izin Tinggal Tetap bagi Orang Asing
Asli dan Fotokopi Kutipan Akta Perkawinan/Akta Nikah
Kartu Keluarga lama
Biodata penduduk.
Surat Keterangan Lahir / Akta Kelahiran
SKBRI Saat ini karena masalah Birokrasi di Kelurahan masih diminta, walau undang-undang sudah dihapus.
Prosedur Pembuatan Kartu Keluarga

Prosedur pembuatan Kartu Keluarga Baru

Meminta surat pengantar pembuatan kartu keluarga baru ke RT setempat dan dilanjutkan distempel ke RW.
Mendatangi kantor kelurahan setempat untuk mengisi dan menandatangani formulir permohonan pembuatan Kartu Keluaraga dengan membawa persyaratan – persyaratan berikut :
Surat pengantar dari RT/RW
Foto kopi buku nikah /akta perkawinan bagi yang sudah menikah
Surat Keterangan Pindah Datang ( bagi penduduk datang)
Untuk kasus penambahan anggota keluarga maka syarat yang harus dibawa :

Surat pengantar dari RT/RW
Kartu Keluarga yang lama/ dan foto kopi KK yang telah dilegalisir
Surat Keterangan Kelahiran dari calon anggota keluarga baru yang akan ditambahkan.
Fotokopi akte nikah orang tua yang telah dilegalisir, untuk penambahan anak yang baru lahir ke Kartu Keluarga.
Sedangkan untuk kasus penambahan anggota keluarga untuk numpang Kartu Keluarga, maka persyaratannya :

Surat pengantar dari RT/RW
Kartu Keluarga yang lama dan Kartu Keluarga yang ditumpangi.
Surat Keterangan Pindah Datang
Surat Keterangan Datang dari luar negeri bagi WNI yang datang dari luar negeri.
Paspor , Izin Tinggal Tetap, Surat Keterangan Catatan Kepolisian/ Surat Tanda Lapor Diri( bagi orang asing)
Untuk kasus pengurangan anggota keluarga

Surat pengantar dari RT/RW
Kartu Keluarga yang lama
Surat Keterangan Kematian (bagi yang meninggal dunia)
Surat Keterangan Pindah / pindah datang ( bagi penduduk yang pindah)
Untuk kasus Kartu Keluarga yang hilang atau rusak, persyaratannya :

Surat pengantar dari RT/RW
Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian
Kartu Keluarga yang rusak ( kasus KK yang rusak )
Foto kopi dokumen kependudukan dari salah satu anggota keluarga
Dokumen keimigrasian bagi orang asing
Setelah anda selesai mengisi dan menandatangani formulir permohonan pembuatan Kartu Keluarga baru di kantor kelurahan setempat dengan membawa persyaratan – persyaratan di atas, maka selanjutnya anda pergi ke kantor kecamatan untuk proses penerbitan Kartu Keluarga. Selesai .

Sedangkan jika pembuatan Kartu Keluarga baru dikarenakan proses kedatangan antar kabupaten/kota, propinsi, maka setelah menyelesaikan proses di kantor kelurahan, anda harus melanjutkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat, baru pergi ke kantor kecamatan untuk proses penerbitan Kartu Keluarga baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar